Puppy Linux
Puppy Linux adalah salah satu distro Linux Live CD yang sangat kecil ukurannya dan mengutamakan kemudahan dalam penggunaan. Seluruh sistem operasi dan aplikasinya berjalan dalam RAM, yang membolehkan media booting dilepas setelah sistem operasi berhasil dijalankan. Puppy menyertakan beberapa aplikasi untuk pekerjaan standar sehari-hari seperti MozillaSeaMonkey untuk menejelajah internet dan mengirim email, AbiWord word-processor, Gnumeric spreadsheet, Sodipodi untuk menggambar (vector), mtPaint untuk melukis (bitmap) / meng-edit foto dan Gxine/xine untuk memutar video dan musik. Distro linux ini dikembangkan pertama kali oleh Barry Kauler, distribusi ini tidak berdasar pada distribusi linux manapun.
Sejarah
Fitur
Puppy dapat digunakan untuk mengaktifkan komputer lama, sebagai
sistem penyelamatan darurat (emergency rescue system), sebagai sistem peragaan
Linux, maupun sebagai sistem operasi lengkap. Dapat dijalankan (boot) dari:
·
USB flash drive/keydrive atau USB storage
device lainnya yang bootable(flash-Puppy)
·
CD-ROM (live-Puppy), dengan enam pilihan.
·
Internal hard drive (hard-Puppy)
·
Computer network (thin-Puppy)
·
Emulator (emulated-puppy)
·
Floppy boot disk yang akan memanggil sistem
operasi selebihnya dari USB drive, CD-ROM, atau internal hard drive
Melakukan instalasi sebuah versi Puppy ke hard disk, USB disk,
Zip disk, dll. dapat dilakukan dari live-Puppy atau cara instalasi lain.
Sebuah ciri khas yang membedakan Puppy Linux dari distribusi
Linux lainnya adalah kemampuannya untuk beroperasi memakai write-once CD (CD
sekali rekam), jadi tidak perlu memakai rewritable CD (CD yang dapat
berulangkali merekam.) Puppy akan secara otomatis mengenali perubahan-perubahan
di sistem file dan menyimpannya berurutan di CD. Jika CD penuh, pemakai dapat
dengan mudah mengganti dengan CD baru yang akan merekam semua file dan
pengaturan desktop. Distribusi Linux lain memang ada yang menyediakan sistem
operasi versi Live CD, namun tidak bisa menambah atau merekam dalam Live CD
tersebut.
Puppy Linux juga mempunyai sistem penulisan penyimpanan
(write-caching system) yang canggih sehingga dapat memperpanjang umur pemakaian
USB flash drives yang menggunakan Puppy Linux.
Live USB Puppy
Linux dapat dibuat secara manual atau dengan UNetbootin [1].
Untuk meng-instal program, Puppy Linux menggunakan package manager sendiri bernama PetGet.
Package manager yang lama, DotPup, masih dapat digunakan.
Puppy juga memiliki "remaster tool" untuk membuat
live-CD versi anda sendiri dengan merekam semua perubahan yang sudah anda
lakukan.
Puppy Linux menggunakan T2 SDE build
scripts untuk membangun paket binary dasarnya
Sejarah
Versi
|
Tanggal Rilis
|
Puppy 1
|
29 Maret 2005
|
Puppy 2
|
1 Juni 2006
|
Puppy 3
|
2 Oktober 2007
|
Puppy 4
|
5 Mei 2008
|
Puppy 5
|
15 Mei 2010
|
Puppy 1 tersedia dalam beberapa edisi yang
berbeda:
·
Edisi standard menggunakan AbiWord sebagai word processor berukuran 68 MB; live-CD ISO file dengan Mozilla Firefox
berukuran 52.4 MB; dengan Mozilla suite lengkap berukuran 55.3 MB;
dengan Opera berukuran
49.6 MB.
·
Edisi "Chubby Puppy"
berukuran 96.1 MB menyertakan OpenOffice.org.
·
dan edisi "zdrv" standard berukuran 83 MB, dengan
kernel drivers dan firmware tambahan.
·
Puppy-multisession berukuran 55.7 MB, dapat menyimpan file ke
dalam Live CD (multisession),
sehingga pemakai dapat membawa data, dan yang terpenting, menambah program dan
menyimpan pengaturan khusus, dalam CD yang sama.
Puppy
1 series dapat berjalan lancar pada komputer lama, seperti komputer Pentium
dengan RAM minimal 32 MB. Untuk komputer lebih baru, lebih baik menggunakan
versi USB keydrive. Jika BIOS komputer tersebut
tidak mengenali booting lewat USB, Puppy floppy boot disk dapat digunakan
sebagai langkah awal. Cara lain, jika BIOS tidak mengenali booting lewat USB,
boot dapat dilakukan lewat CD, lalu data pemakai disimpan dalam USB keydrive
saat sistem dimatikan (shutdown) dan dibaca kembali dari USB device saat
bootup. Puppy Linux dapat juga berjalan dalam komputer yang menggunakan Windows 9x/Windows Me.
Puppy 2 merupakan perbaikan dari versi 1 dalam
hal struktur penyimpanan file. Dalam versi 1 (Puppy 1 Series) semua file sistem
operasi, driver, maupun pengaturan pemakaian dijadikan satu file, sedangkan
dalam Puppy versi 2 dipisah-pisah. Puppy versi 2, contohnya Puppy 2.14 (86.5
MB), menggunakan Mozilla SeaMonkey sebagai Internet suite (gabungan web browser dan e-mail client), JWM
Window Manager, Abiword, Gnumerics, dll.
Puppy 3 dibuat kompatibel dengan Slackware 12. Artinya instalasi
paket-paket Slackware dapat dengan mudah dilakukan sebab hampir semua
program-program dasarnya sudah ter-instal. Namun, ini bukan berarti Puppy Linux
sekarang adalah distribusi berbasis
Slackware.
Puppy 4 di-compile langsung dari source
dengan T2 (Open System Development Environment
project) [2] untuk memperkecil ukuran dan menambah
fungsionalitas dibanding versi 3. Aplikasi berbasis GTK+ 1.x dan Tcl/Tk juga
diganti dengan yang berbasis GTK+ 2[3] sehingga tampilan GUInya lebih indah
dan konsisten dengan GUI sistem operasinya. Puppy 4.1 semula direncanakan
sebagai karya terakhir Barry Kauler dan selanjutnya pengembangan Puppy akan
diserahkan pada beberapa developer tepercaya, namun ternyata Barry kembali di
4.3.
Selain
itu, pada tiap versi, ada Puppy Unleashed yang terdiri lebih dari 500 paket
program yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna untuk membuat live CD
khusus dengan memakai "remaster tool".
Puppy 5 dibuat dengan Woof suatu
perangkat lunak untuk merakit Puppy Linux dari paket-paket distribusi GNU/Linux
lain, misalnya: paket-paket Ubuntu, Debian, Slackware, Arch, dll.
Cara menginstall Puppy Linux :
1. download file Puppy Linuxnya, setelah didownload file tersebut di burning ke CD (kita akan mengistal melalui Live CD)
2. Jalankan Live CD tersebut, dan tunggu sampai muncul tampilan desktop Puppy Linux
3. Pilih menu >>System>>Gparted Partition Editor
4. Pilih sda internalhard drive Descr (tergantung dari merk hardisk) lalu OKAY aja
5. Nah dari sini saya asunsikan saja, saya punya 1 partisi yaitu hanya C: yang berisi Windows 7 (perhatian partisi tidak boleh lebih dari 2 partisi agar bisa menginstal Puppy Linux ke hard drive) bila di puppy linux C: akan terbaca /dev/sda2. sekarang kita akan membuat partisi untuk menginstal puppy linux. Maka tinggal klik kanan saja pada partisi C: yang terbaca /dev/sda2 (kapasitas hardisk yang saya miliki adalah 500Gb) kita pilih Resize untuk merubah ukuran partisi yang ingin di install puppy linux. saya saya meresize 10Gb dari partisi C:/dev/sda2, langkah berikutnya membuat partisi yang berformat ext3 caranya klik kanan apda partisi 10Gb tersebut>>new>>pada bagian free space isikan partisi yang ingin dibuat (saya mengambil 4Gb). Selanjutnya kita akan membuat partisi lagi yang berformat linux-swap caranya sama klik kanan saja pada partisi yang masih kosong saya membuat linux\swap berukuran 1 Gb. Bila sudah ke menu Edit pilih apply all opertion atau klik langsung icon apply/centang.
6. Setelah beres membuat partisi langkah selanjutnya tinggal mulai proses installasi, klik menu>>Setup>>Puppy Universal Installer.
7. Pilih Internal (IDE or SATA) harddrive karena kita akan meng-install Puppy Linux ke harddisk.
8. Klik OK aja
9. Nah sekarang pilih tujuan installasi (dalam hal ini kita pilih Install Puppy to sda3) karena sda3 adalah partisi ber-format ext3 yang telah kita buat.
10. Lalu klik OK aja.
11. Pilih source/sumber installasi Puppy Linux, dalam hal ini kita pilih CD aja soalnya emang kita jalankan Puppy Linux via Live CD, tapi bisa juga pilih Directory kalau kita masih punya file ISO dari Puppy Linux yang akan kita install.
12. Setelah yakin CD ada didalam klik OK aja.
13. Nah sekarang pilih Full karena kita akan menggunakan seluruh partisi sda3 yang telah kita buat.
14. Tunggu sebentar ketika proses peng-copy-an file2 Puppy Linux dari CD kedalam partisi sda3 berjalan.
15. agar bisa dual boot kita harus menginstall GRUBnya, ke menu>>System>>Grub Legacy bootloader config.
16. Pilih simple untuk kemudahan installasi GRUB.
17. Pilih standard aja sebagai pilihan default.
18. Tentukan partisi dimana Grub akan ditaruh, dalah hal ini biarkan saja Grub ditaruh di /dev/sda3.
19. Lalu pilih MBR saja karena kita akan membuat Puppy Linux dual boot dengan Windows XP yang sudah kita install sebelumnya. Jika kita hanya akan meng-install Puppy Linux sebagai single boot pilih Root saja.
20. Bila BRUB sudah terinstall OKAY aja, dan puppy linux sudah terinstal di hard drive anda.
21. kalau sudah selamat menikmati kenikmatan mnggunakan linux
Sumber :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Puppy_Linux
http://eko51.blogspot.com/2016/08/cara-menginstal-puppy-linux.html?m=1
1. download file Puppy Linuxnya, setelah didownload file tersebut di burning ke CD (kita akan mengistal melalui Live CD)
2. Jalankan Live CD tersebut, dan tunggu sampai muncul tampilan desktop Puppy Linux
3. Pilih menu >>System>>Gparted Partition Editor
4. Pilih sda internalhard drive Descr (tergantung dari merk hardisk) lalu OKAY aja
5. Nah dari sini saya asunsikan saja, saya punya 1 partisi yaitu hanya C: yang berisi Windows 7 (perhatian partisi tidak boleh lebih dari 2 partisi agar bisa menginstal Puppy Linux ke hard drive) bila di puppy linux C: akan terbaca /dev/sda2. sekarang kita akan membuat partisi untuk menginstal puppy linux. Maka tinggal klik kanan saja pada partisi C: yang terbaca /dev/sda2 (kapasitas hardisk yang saya miliki adalah 500Gb) kita pilih Resize untuk merubah ukuran partisi yang ingin di install puppy linux. saya saya meresize 10Gb dari partisi C:/dev/sda2, langkah berikutnya membuat partisi yang berformat ext3 caranya klik kanan apda partisi 10Gb tersebut>>new>>pada bagian free space isikan partisi yang ingin dibuat (saya mengambil 4Gb). Selanjutnya kita akan membuat partisi lagi yang berformat linux-swap caranya sama klik kanan saja pada partisi yang masih kosong saya membuat linux\swap berukuran 1 Gb. Bila sudah ke menu Edit pilih apply all opertion atau klik langsung icon apply/centang.
6. Setelah beres membuat partisi langkah selanjutnya tinggal mulai proses installasi, klik menu>>Setup>>Puppy Universal Installer.
7. Pilih Internal (IDE or SATA) harddrive karena kita akan meng-install Puppy Linux ke harddisk.
8. Klik OK aja
9. Nah sekarang pilih tujuan installasi (dalam hal ini kita pilih Install Puppy to sda3) karena sda3 adalah partisi ber-format ext3 yang telah kita buat.
10. Lalu klik OK aja.
11. Pilih source/sumber installasi Puppy Linux, dalam hal ini kita pilih CD aja soalnya emang kita jalankan Puppy Linux via Live CD, tapi bisa juga pilih Directory kalau kita masih punya file ISO dari Puppy Linux yang akan kita install.
12. Setelah yakin CD ada didalam klik OK aja.
13. Nah sekarang pilih Full karena kita akan menggunakan seluruh partisi sda3 yang telah kita buat.
14. Tunggu sebentar ketika proses peng-copy-an file2 Puppy Linux dari CD kedalam partisi sda3 berjalan.
15. agar bisa dual boot kita harus menginstall GRUBnya, ke menu>>System>>Grub Legacy bootloader config.
16. Pilih simple untuk kemudahan installasi GRUB.
17. Pilih standard aja sebagai pilihan default.
18. Tentukan partisi dimana Grub akan ditaruh, dalah hal ini biarkan saja Grub ditaruh di /dev/sda3.
19. Lalu pilih MBR saja karena kita akan membuat Puppy Linux dual boot dengan Windows XP yang sudah kita install sebelumnya. Jika kita hanya akan meng-install Puppy Linux sebagai single boot pilih Root saja.
20. Bila BRUB sudah terinstall OKAY aja, dan puppy linux sudah terinstal di hard drive anda.
21. kalau sudah selamat menikmati kenikmatan mnggunakan linux
Sumber :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Puppy_Linux
http://eko51.blogspot.com/2016/08/cara-menginstal-puppy-linux.html?m=1
Komentar
Posting Komentar